Sistem persenjataan dan teknologi baru itu tidak hanya dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam wahana bawah air "Ghost Shark", tetapi juga ke dalam kendaraan permukaan laut nirawak jenis "Speartooth" dan "BlueBottle".

Beberapa teknologi tersebut ditujukan untuk memperluas kemampuan Angkatan Laut Australia dalam melaksanakan operasi tempur bawah air, menjalankan misi di dasar laut, menghalangi akses musuh ke wilayah maritim, serta melindungi infrastruktur vital bawah laut.

Berdasarkan Strategi Pertahanan Australia 2026, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran hingga 4 miliar dolar Australia selama 10 tahun untuk memperkuat kemampuan peperangan bawah air berbasis sistem otonom dan nirawak.