NADIKABAR.COM — Dokter forensik mengungkap kekerasan tumpul pada kepala yang menyebabkan perdarahan otak menjadi penyebab meninggalnya warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan berinisial MH (40).

"Dari hasil autopsi didapatkan adanya resapan darah pada kulit kepala belakang bagian dalam sisi kiri. Hal tersebut membuktikan bahwa kejadian terjadi ketika korban masih hidup," kata dokter forensik RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dr. Heryadi Bawono Putro saat jumpa pers di Polresta Balikpapan, Rabu.

Heryadi mengatakan pemeriksaan fisik menemukan sejumlah luka akibat kekerasan tumpul pada tubuh korban, antara lain memar pada kepala, kelopak mata kanan, daun telinga kiri, belakang telinga kiri, serta anggota gerak atas dan bawah.

Petugas medis juga menemukan luka robek pada pelipis kanan serta sejumlah luka lecet pada wajah dan anggota gerak korban.

Dari pemeriksaan bagian dalam kepala, tim forensik menemukan perdarahan pada selaput lunak dan selaput keras otak dengan volume sekitar 110 cc.