Menurutnya, keluarga masih mengetahui keberadaan Rendi ketika bekerja di Filipina. Rendi disebut bekerja di bidang jaringan atau internet.
"Kemudian, sekitar Februari-Maret 2026, keluarga mendapat informasi bahwa Rendi berada di Rusia. Berdasarkan informasi, Rendi berangkat dari Jakarta menuju Dubai sebelum melanjutkan perjalanan ke Rusia sekitar Mei 2026," Ujarnya.
Starki mengatakan keluarga awalnya mendapat informasi bahwa Rendi bekerja di Rusia bukan sebagai tentara, melainkan di bagian logistik makanan.
"Jadi keterangan si Rendi ini, dia bekerja di Rusia itu bukan sebagai tentara bayaran, tapi sebagai pengantar logistik makanan," ujarnya.
Namun, belakangan keluarga menyebut Rendi bercerita bahwa dirinya akan dipindahkan dari pekerjaan logistik menjadi pasukan tempur.