Menurut Starki, Rendi disebut tidak bersedia dengan pemindahan tersebut karena tidak sesuai dengan pekerjaan yang sebelumnya disepakati.

"Dia menolak karena tidak sesuai dengan kontraknya. Setelah itu dia sudah pasrah, mau mundur tidak bisa, mau tidak mau ikut alur. Tidak bisa kembali ke Indonesia karena paspornya ditahan," Ujarnya.

Setelah beberapa waktu berada di Rusia, komunikasi Rendi dengan keluarganya disebut terputus. Keluarga awalnya mengira telepon Rendi tidak aktif karena persoalan baterai atau kondisi lainnya.

Namun, keluarga kemudian mendapat informasi dari rekan Rendi di Indonesia bahwa Rendi telah meninggal dunia.

"Tak lama kemudian dapat telepon dari kawannya yang di Indonesia, itu dia sudah meninggal," kata Starki.