NADIKABAR.COM — Dialihkannya penerbangan tujuan Israel ke Arab Saudi sempat diwarnai dugaan pembajakan. Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu membantah adanya pembajakan di dalam pesawat jenis Boeing 737 tersebut.
Insiden tersebut, seperti dilansir Reuters dan Ahram Online, Rabu (30/9/2026), melibatkan pesawat maskapai flydubai, dengan nomor penerbangan FZ1073, yang mengudara dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), tujuan Israel pada Rabu (30/9) waktu setempat.
Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, menunjukkan bahwa penerbangan itu dialihkan saat melintasi wilayah udara Yordania menuju ke Saudi.
Penerbangan itu terdeteksi mengirimkan sinyal darurat umum, beberapa menit kemudian kembali mengirimkan sinyal darurat lainnya yang mengindikasikan kemungkinan adanya campur tangan yang melanggar hukum.
Pesawat itu kembali mengirimkan sinyal darurat umum sebelum melakukan pendaratan di Bandara Tabuk, Saudi bagian barat laut.