Selain menelan korban jiwa, longsor juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian rumah Imron, mulai dari dapur, kamar mandi, kamar belakang, hingga gudang.
"Pagar rumah milik Soleman runtuh menimpa rumah korban Imron Rosadi, sedangkan longsor juga menyebabkan kerusakan bagian dapur hingga tertimbun tanah longsor milik Wardi, yang juga tetangga korban," ujarnya.
Menurut Isnugroho, longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama. Rumah korban diketahui berada di bawah tebing yang di bagian atasnya terdapat rumah milik Soleman.
" Diperkirakan panjang titik longsor sekitar 8 meter dengan ketinggian 10 meter yang menimpa bangunan dapur, kamar belakang, kamar mandi rumah korban," katanya.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama warga yang tinggal di kawasan dekat tebing.
Isnugroho menyebut sebagian permukiman di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, berada di sisi tebing cukup tinggi sehingga memiliki risiko terdampak longsor.