NADIKABAR.COM — Otoritas pertahanan sipil Gaza mengumumkan status darurat tertinggi di wilayah itu setelah hujan badai menyebabkan banjir. Ada 70 ribu tenda yang menampung pengungsi Palestina terdampak banjir itu.
Dilansir Xinhua, Minggu (8/11/2026), otoritas tersebut mengatakan ketinggian air di beberapa kawasan permukiman telah mencapai 1,5 meter. Ruang operasi pertahanan sipil telah menerima 2.166 panggilan darurat sejak badai mulai melanda.
Sementara, tim penyelamat hanya dapat menanggapi 218 panggilan karena banyaknya permintaan dan keterbatasan sumber daya. Otoritas itu menyerukan masyarakat internasional untuk menekan Israel agar mengizinkan masuknya peralatan dan kendaraan khusus untuk operasi penyelamatan, tenda, terpal plastik, dan unit hunian bergerak guna menyediakan tempat penampungan darurat bagi keluarga-keluarga yang mengungsi.