NADIKABAR.COM — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengoptimalkan pemanfaatan buku bacaan bermutu untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin di Kupang, Kamis, mengatakan kunjungan ke UPTD SD Inpres Oebola, Kecamatan Fatuleu untuk melihat secara langsung pemanfaatan buku bacaan bermutu yang telah disalurkan pemerintah kepada sekolah tersebut pada 2022, 2024, dan 2026.
"Kabupaten Kupang ini menjadi fokus perhatian pemerintah pusat untuk memfasilitasi akses sumber bacaan yang bermutu di sekolah. Kami ingin memastikan buku-buku yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran," katanya.
Menurut dia, kemampuan membaca pada jenjang pendidikan dasar fondasi penting anak-anak memahami dan mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Ia mengapresiasi kreativitas guru memanfaatkan buku bacaan bermutu sebagai sarana pembelajaran, termasuk mengembangkan metode pengenalan huruf, kata, hingga kalimat bagi siswa kelas awal.
Ia juga menilai pemanfaatan berbagai media pembelajaran, termasuk papan interaktif digital bantuan Presiden Prabowo, mampu meningkatkan ketertarikan dan kepercayaan diri siswa dalam belajar membaca.
"Anak-anak sangat tertarik dengan ilustrasi, gambar, huruf yang berwarna, dan berbagai motif yang ada di dalam papan interaktif digital," katanya.