NADIKABAR.COM — Kepala Badan Geologi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Lana Saria menyebut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya geologi yang besar sekaligus menghadapi risiko kebencanaan karena berada di pertemuan lempeng-lempeng tektonik utama.
"Kondisi tersebut menghadirkan potensi mineral, energi, panas bumi, dan air tanah, tetapi juga risiko letusan gunung api, gempa bumi, tsunami, serta tanah longsor," kata Lana pada Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-55 Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan GEOSEA ke-19 di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia pemanfaatan sumber daya, mitigasi bahaya dan konservasi warisan geologi merupakan tiga aspek yang tidak dapat dipisahkan, sehingga dalam pengelolaan sumber daya geologi terus diperkuat pemetaan, inventarisasi sumber daya dan cadangan serta eksplorasi wilayah yang belum banyak dikaji.
Sementara itu, dalam mitigasi bencana, penilaian bahaya geologi perlu menjadi bagian dari setiap perencanaan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur dan kawasan baru.
"Berinvestasi dalam pencegahan dan mitigasi selalu jauh lebih murah daripada memulihkan diri dari bencana," kata Lana.