NADIKABAR.COM — Di balik aksi pertarungan dalam drama kolosal, ada perjuangan fisik yang tak main-main. Aris Kurniawan, Ahmad Affandy, dan Reiner Manopo punya pengalaman ekstrem selama menjalani syuting, mulai dari tubuh penuh memar, berat badan turun drastis, hingga harus mengulang adegan laga puluhan kali.

Aris Kurniawan mengaku, sudah terbiasa mengalami luka dan memar saat menjalani adegan perkelahian. Benturan senjata, kostum perang berbahan logam, hingga terjatuh dari kuda menjadi risiko yang kerap dihadapinya, terutama saat memerankan tokoh antagonis.

"Pernah, sering. Kalau luka tuh sering ya, kalau memar, kadang-kadang nih cedera karena kostum ya, kan besi nih, tembaga. Tuh kalau lagi fight, ya kena. Jatuh dari kuda juga," kata Aris saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2026).

Tak hanya menghadapi risiko cedera, Aris juga harus berurusan dengan kostum yang kotor akibat keringat dan aktivitas di lokasi syuting. Demi menghindari masalah kulit, ia memilih mencuci sendiri kostum yang dikenakannya.

"Karena aku sendiri setiap dapat tokoh antagonis, 80% banyak fight-nya. Baju kotor, kena keringat kuda, secapek-capeknya cuci sendiri. Daripada nanti kita gatal-gatal kan pas take," ujarnya.