NADIKABAR.COM — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 akhirnya dirilis pada Selasa (8/9). Menguji kemampuan siswa di berbagai negara, bagaimana cara menghitung skor PISA?
Sebagai informasi, PISA adalah survey yang menguji kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam bidang membaca, matematika, dan sains. Survei ini dikeluarkan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dengan 91 negara sebagai peserta.
Di Indonesia, siswa yang mengikuti PISA tersebar di jenjang SMP, MTs, SMP, SMA, dan MA mengikuti sebaran siswa yang berusia 15 tahun. Pemerintah Indonesia mendaftarkan sekolah-sekolah ini kepada OECD untuk melakukan sampel sekolah.
"OECD yang melakukan sampel sekolah untuk Indonesia, berdasarkan geografisnya, jenis satuan pendidikannya, maupun status satuan pendidikannya dari setiap sekolah sampel. Kita mendata siapa saja murid usia 15 tahun kemudian oleh OECD dipilih secara random maksimum hanya 42 murid untuk setiap sekolah," tutur Kepala Pusat Asesmen Pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Rahmawati dalam Peluncuran Hasil PISA 2025 di Gedung E Kemendikdasmen, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Data PISA 2025 kemudian diambil pada bulan April-Mei tahun 2025. Tahun ini, sebanyak 760 ribu murid dipilih sebagai sampel dari 33 juta siswa.
Adapun moda tes menggunakan Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT). Rahmawati, mengatakan sekolah di Indonesia sebagian menggunakan CBT.
"Beberapa lain data yang dikumpulkan, kita biasanya hanya mengetahui bisa itu hasil capaian sains, membaca, matematika tapi sebenarnya juga ada kuesioner yang diberikan kepada kepala sekolah dan murid ini untuk memberikan gambaran tentang latar belakang, kebiasaan, persepsi, sikap, dan hal lainnya," ujarnya.
Data kemudian diolah oleh OECD dan dibagikan pada Selasa, 8 September 2026.
Berikut rincian skor PISA Indonesia tahun 2025:
Skor Matematika 2025: 364 poinPeringkat: 78 dari 90Kompetensi minimum: 16,93%
Skor Membaca 2025: 365 poin Peringkat: 74 dari 90 negaraKompetensi minimum: 27,11%
Skor Sains 2025: 389 poinPeringkat: 73 dari 91 negaraKompetensi minimum 36,81%