Mereka bukan klub dengan nama besar seperti Benfica, Porto, atau Sporting CP. Karena itulah, keberhasilan Torreense menjuarai Piala Portugal terasa istimewa, terlebih mereka harus melewati lawan-lawan yang secara reputasi dan pengalaman berada di atas mereka.
Gelar tersebut juga memberi Torreense kesempatan mengukur kemampuan melawan klub dari berbagai negara. Bagi tim yang biasanya berhadapan dengan sesama peserta Divisi 2 Portugal, bermain di Liga Europa jelas menjadi pengalaman berbeda.
Torreense sudah membuat kejutan di Liga Europa
Torreense tidak hanya datang ke Liga Europa untuk menjadi pelengkap. Mereka langsung menunjukkan bahwa status sebagai klub kasta kedua bukan berarti mudah dikalahkan.
Pada pertandingan pertama fase liga, Torreense mengalahkan klub Norwegia, LillestrΓΈm, dengan skor 2-1 pada 17 September 2026. Hasil itu menjadi awal yang menjanjikan dalam petualangan Eropa mereka.
Tantangan berikutnya datang dari Sunderland. Klub Inggris tersebut baru kembali ke kompetisi Eropa setelah lebih dari lima dekade dan tentu memiliki pengalaman serta kedalaman skuad yang berbeda.
Pertandingan pada 15 Oktober 2026 berlangsung dramatis. Torreense lebih dulu membuka skor melalui Volnei Feltes pada menit ke-37. Bek tersebut mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang membuat klub Portugal itu unggul hingga turun minum.
Sunderland kemudian meningkatkan tekanan pada babak kedua. Jules Ahoka menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui sundulan, sebelum Noah Sadiki mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+3.
Skor akhir 2-1 untuk Sunderland memang menjadi pukulan bagi Torreense. Namun, mereka sempat memaksa lawan dari Premier League bekerja keras hingga detik-detik terakhir.
Pertandingan itu juga memperlihatkan perbedaan penting antara klub kecil dan klub dengan skuad lebih dalam. Sunderland mampu memasukkan sejumlah pemain utama untuk meningkatkan kualitas permainan pada babak kedua, sementara Torreense harus berjuang mempertahankan keunggulan mereka.
Ada satu hal menarik lainnya dari perjalanan Torreense di Liga Europa. Mereka tidak memainkan laga melawan Sunderland di stadion kandangnya sendiri.