Bagus tidak berat hati untuk mengakui pertemuannya dengan Uematsu, yang sudah mengantongi tiga medali emas, menjadi pertandingan yang tidak imbang.

Selain itu, dia mengakui mentalnya juga belum matang untuk berlaga di level kompetisi Asia karena kompetisi itu menjadi debut baginya.

"Agak grogi juga karena baru pertama kali ikut Asian Games. Pada delapan besar kemarin, saya sudah mati-matian melawan India. Sekarang ketemu Jepang, apalagi tuan rumah di center court, penontonnya ramai juga," ujar Bagus.

Cabang olahraga soft tennis beregu putra menyumbang medali perunggu bagi Kontingen Indonesia, yang diperoleh sebagai hasil laga melawan Tim Jepang pada Minggu.