Namun, Ayudiah meninggal secara mendadak di samping ayahnya pada pagi hari. Adapun penyebab meninggal dunia belum diketahui sampai saat ini.
"Sangat disayangkan, kembali ada atlet yang meninggal dunia di tengah perjuangannya meraih prestasi olahraga. Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi kita semua, khususnya keluarga besar olahraga Indonesia," kata Marciano dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2026).
"Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan," ujarnya.
Marciano mengatakan situasi ini menjadi tantangan berat bagi KONI Jawa Tengah. Ia pun mendukung evaluasi komprehensif terutama dalam hal standar penyelenggaraan pertandingan yang mengutamakan keselamatan atlet.
"Penyelenggara telah melakukan prosedur mulai dari menghentikan aktivitas, memberikan pertolongan, hingga almarhumah mendapatkan penanganan operasi di rumah sakit. Namun begitu, pemeriksaan medis diperlukan untuk dapat memastikan penyebab (meninggalnya) Ayudiah," Marciano melanjutkan.