"Untuk apa? Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kesejahteraan, pendidikan, dan macam-macam. Itu maksud saya. Apa tujuannya Partai Golkar? Ya naikkan kursi. Itu doktrinnya," ucapnya.

Bahlil mengatakan sejak pemilu tahun 1971, belum pernah ada ketua umum Golkar yang jadi presiden. Hanya ada Soedharmono yang jadi Wakil Presiden ketika lebih dulu menjabat Ketua Umum Golkar.

"Pemilu tahun 71, belum pernah ada ketua umumnya yang menjadi presiden. Dan satu-satunya Ketua Umum Partai Golkar yang jadi ketua umum dulu baru jadi wapres adalah Pak Sudarmono," sebutnya.