Dia menyampaikan bahwa Golkar dibesarkan dan dilahirkan sebagai instrumen politik negara dengan doktrin karya kekaryaan. Atas dasar itu, dia pun telah meminta kepada seluruh kader Golkar menjadi garda terdepan untuk mendengar aspirasi dan keinginan rakyat.

Sekalipun kondisi bangsa belum tentu bisa mengakomodasi semua keinginan rakyat, menurut dia, kader Golkar minimal harus hadir untuk menjawab tuntutan-tuntutan rakyat itu.

"Di situlah baru bisa kita gagah mengatakan bahwa suara rakyat itu adalah suara Golkar," kata dia.