NADIKABAR.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka-bukaan ada dua biang kerok antrean panjang pengisian BBM di Makassar, Sulawesi Selatan. Dia menjamin kondisi di Makassar saat ini sudah kondusif.
Masalah pertama yang diungkapkan Bahlil adalah migrasi penggunaan BBM. Banyak masyarakat yang bermigrasi menggunakan BBM subsidi karena harga BBM nonsubsidi mahal, sehingga antrean membludak.
"Kondisi kemarin itu kan ada memang yang shifting dari pemakaian BBM yang tadinya memakai RON 92, 95, yang nonsubsidi, ada sebagian ke subsidi," jelas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).