NADIKABAR.COM — Bahlil Lahadalia kini bukan hanya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ia juga mendapat tugas baru dari Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi.

Bahlil buka-bukaan alasan Presiden Prabowo Subianto membuat kementerian koordinator tersebut. Di mana pembentukan ini dilatarbelakangi kondisi geopolitik dan dinamika ekonomi global tidak menentu yang tetap menuntut energi bersih. Hal ini juga bagian dari komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement.

"Kenapa ini penting, kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih. Maka Bapak Presiden memandang penting untuk program-program prioritas terkait dengan hilirisasi, terkait dengan transisi energi sebagai komitmen global dari Paris Agreement," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (1/10/2026).