Sinergi dengan jejaring kehumasan pemerintah menjadi penting agar masyarakat dapat memahami kontribusi dan hasil kerja DPD RI. Melalui kolaborasi tersebut, pertukaran informasi dan praktik baik antarlembaga juga diharapkan semakin memperluas jangkauan publikasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Iqbal menjelaskan DPD RI Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada 2025. Bertepatan dengan HUT ke-22 DPD RI, ajang apresiasi tahun ini menghadirkan empat kategori penghargaan, yakni Penggerak Desa Mandiri Pangan, Inovator Teknologi Kesehatan, Pelestari Budaya Daerah, serta Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah.

Selain itu, terdapat Special Recognition Award bagi instansi atau lembaga yang memiliki dedikasi jangka panjang, konsisten, serta memberikan kontribusi nyata dengan dampak luas bagi daerah dan bangsa.

"Melalui DPD RI Awards, kita ingin memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik bangsa yang telah menghadirkan karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak pihak untuk mengembangkan potensi daerah dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," ungkap Iqbal.

Di kesempatan yang sama Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) Molly Prabawaty menilai perubahan komunikasi publik menuntut humas pemerintah untuk beradaptasi dan memperkuat perannya sebagai komunikator strategis.