Secara khusus terkait MBG sudah banyak dilakukan perbaikan, termasuk menggunakan percontohan MBG prasmanan di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 10 provinsi.
"Hari ini terbukti, sudah banyak perbaikan. Ketika dilakukan (MBG) prasmanan, responnya sangat baik dari masyarakat," tuturnya.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan transformasi pelaksanaan Program MBG melalui penguatan tata kelola, standard keamanan pangan, serta berbagai inovasi sebagai bagian dari revolusi MBG 2.0.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny, pada Rabu (21/10), menyatakan telah merombak cara kerja program. Perhatian terhadap MBG bukan lagi hanya mengenai seberapa luas jangkauan program, melainkan juga bagaimana memastikan makanan yang diberikan aman, bergizi, tepat sasaran, dan memenuhi standard.