NADIKABAR.COM — Konsultan Komunikasi Senior dari REQComm Strategic Consultant Retno Kusumastuti mengharapkan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dapat bertransformasi menjadi citizen-centric hub yang profesional dan adaptif.

"Didukung oleh SOP (prosedur operasional standar) diseminasi krisis yang terintegrasi secara real-time dengan humas kementerian dan daerah tanpa menunggu instruksi berlapis," kata Retno dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Menurutnya, esensi komunikasi publik di era modern bukan sekadar asal sampai. Tolok ukur utamanya adalah sejauh mana sebuah kebijakan mampu dipahami, dipercaya, dan diinternalisasi oleh masyarakat tanpa memicu gesekan psikologis di level akar rumput.

Ia menilai penguatan peran praktisi kehumasan atau public relations (PR) profesional di Bakom akan menjadi fondasi kokoh untuk mentransformasi komunikasi.

"Praktisi PR adalah bridge builder atau pembangun jembatan. Tugas utama mereka bukan sekadar membagikan informasi mentah, melainkan menerjemahkan regulasi teknis, kebijakan ekonomi atau data yang rumit menjadi narasi yang relate, membumi, dan mudah dicerna oleh masyarakat awam tanpa kehilangan substansi hukumnya," ucap Retno.