NADIKABAR.COM — Tenaga Ahli Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, pemerintah terus memastikan berbagai capaian pembangunan memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum cukup untuk menjaga kepercayaan publik. Ia mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui dua dimensi yang saling melengkapi, yakni kinerja kebijakan (policy performance) dan pengalaman publik (public experience).

"Keberhasilan program unggulan tentu merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan publik, tetapi kami memahami bahwa hal tersebut belum cukup," kata Fithra kepada NadiKabar di Jakarta, Selasa.

Fithra mengatakan dimensi pertama berkaitan dengan keberhasilan pemerintah mencapai target kebijakan, sedangkan dimensi kedua menyangkut bagaimana masyarakat merasakan dampak kebijakan tersebut.

Ia mencontohkan, keberhasilan pemerintah dalam mendorong swasembada pangan tidak hanya dinilai dari pencapaian produksi, tetapi juga dari keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.