NADIKABAR.COM — Bakti BCA bersama Kementerian Kehutanan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), dan Yayasan SINTAS Indonesia terus memantau macan tutul jawa melalui 160 kamera pengintai untuk mengetahui sebaran wilayah jelajah, hingga ketersediaan mangsa alami.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan satwa langka Indonesia termasuk macan tutul jawa yang kelangsungan hidupnya masih menghadapi berbagai ancaman."Pelestarian macan tutul jawa tidak dapat dipisahkan dari menjaga ekosistem hutan secara keseluruhan," kata Hera dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, berdasarkan hasil analisa pada Agustus 2026, kamera pengintai yang dipasang di wilayah TNBTS hingga Maret 2026 berhasil mengidentifikasi 19 individu Macan Tutul Jawa, terdiri dari 7 jantan, 10 betina, dan 2 anakan.