Pihak yang mengajukan pengembalian uang tiket dan penjadwalan ulang kunjungan adalah wisatawan yang direncanakan berkunjung ke Gunung Bromo, pada 12-18 September 2026 tetapi batal karena penutupan kawasan akibat peristiwa kebakaran.

Selama periode tersebut, TNBTS memperkirakan Bromo akan dikunjungi sebanyak 2.429 orang. Sedangkan, kuota kunjungan per hari 2.752 orang.

Rudi pun mengimbau kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Bromo supaya tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuat perapian dan membuang puntung rokok.

"Segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap, bara, titik api, maupun kondisi lain yang bisa memicu kebakaran," tuturnya.