Kemudian, mengoperasikan Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis selama 24 jam untuk mendukung kelancaran proses distribusi. Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah bersandar, sehingga proses penerimaan dan penyaluran BBM dapat terus dioptimalkan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Seluruh upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, membantu mengurai antrean, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BBM," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Di tengah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga tetap mengutamakan aspek keselamatan. Setiap Awak Mobil Tangki wajib menjalani pemeriksaan kesiapan kerja (fit to work) sebelum bertugas. Pengaturan rotasi kerja juga diterapkan untuk menjaga stamina personel dan mencegah kelelahan, sehingga proses penyaluran BBM dapat berlangsung dengan aman.