Ia menilai peningkatan impor tersebut perlu dilihat dalam kaitannya dengan kebijakan pertembakauan yang selama ini belum sepenuhnya menemukan titik keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan dorongan terhadap perekonomian nasional.

Karena itu, ia meminta pemerintah melihat persoalan pertembakauan secara lebih menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan kepentingan sektoral masing-masing kementerian atau lembaga.

Menurut dia, isu utama industri pertembakauan perlu terlebih dahulu menjadi perhatian bersama, sementara pengaturan teknis dapat disesuaikan oleh kementerian dan lembaga terkait.

"Jangan hanya berpikir sektoral. Pertembakauan isu besarnya seperti itu. Nanti pengaturan teknisnya ada di kementerian-kementerian, dipikirkan supaya isu besarnya ini ditangkap," katanya.