NADIKABAR.COM — Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Riano P. Ahmad mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam mengusut kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang diduga melibatkan sejumlah oknum di lingkungan kepolisian.
"Saya mengapresiasi langkah yang sangat luar biasa dilakukan oleh Pak Kapolri, Jenderal Suyudi, dalam mengungkap tindak pidana penyadapan terhadap kepala negara. Yang merupakan hal yang cukup menggemparkan republik," kata Riano di Jakarta, Sabtu.
Menurut Riano, langkah Kapolri tersebut memperlihatkan bahwa institusi Polri tidak menutup diri terhadap kritik, masukan, maupun saran dari masyarakat.
Sebaliknya, kritik publik dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
"Namun tentunya dengan dibongkarnya hal ini kan juga berarti membuktikan bahwa institusi Polri itu tidak alergi terhadap kritik, masukan, dan saran. Upaya ini dilakukan oleh Jenderal Suyudi untuk membenahi internal," ujar Riano.
Lebih lanjut, Riano menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti komitmen Polri dalam membenahi internal institusi serta menunjukkan profesionalisme kepolisian dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.