Annang menyebutkan pada Jumat (16/10), terdapat satu penerbangan perintis Susi Air rute Batam-Rengat pulang pergi yang dibatalkan. Selain itu, tiga penerbangan mengalami keterlambatan, yakni rute Palembang-Batam, Batam-Pekanbaru dan Batam-Jakarta.

Penerbangan internasional dari Kuala Lumpur, Malaysia, juga sempat terdampak pada hari sebelumnya karena kabut asap yang menurunkan jarak pandang di landasan pacu bandara.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan mengatakan jarak pandang di wilayah bandara pada hari ini masih berada di atas 3.000 meter sehingga masih memenuhi standar untuk pendaratan pesawat.

β€œJarak pandang yang kita saksikan saat ini masih di atas 3.000 meter atau tiga kilometer. Itu masih dalam standar untuk penerbangan, untuk landing,” kata Ramlan.

Ia menjelaskan asap yang menyelimuti Batam diduga merupakan kiriman dari sejumlah wilayah lain, seperti Sumatera Selatan, Jambi dan Kalimantan.