Dengan bergabungnya Starlux Airlines tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai kini mencatatkan total 45 maskapai yang aktif melayani 43 rute penerbangan internasional.
Maskapai tersebut sekaligus tercatat sebagai maskapai ketiga yang secara khusus menghubungkan Bali dengan Taipei setelah sebelumnya dilayani oleh China Airlines serta EVA Air.
Pengelola bandara di Bali selatan itu menilai bahwa penambahan rute strategis ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi sektor pariwisata.
"Kami optimistis hadirnya Starlux yang mengoperasikan rute Taipei-Bali ini dapat memberikan kemudahan akses bagi wisatawan Taiwan untuk berkunjung ke Bali dan sebaliknya, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Nugroho Jati.
Rute penerbangan pulang pergi Taipei-Bali sendiri rencananya akan beroperasi secara rutin sebanyak lima kali dalam sepekan.