NADIKABAR.COM — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau perkembangan informasi terkait operasional penerbangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Pemantauan ini dilakukan seiring diberlakukannya perpanjangan penutupan bandara menyusul laporan serangan rudal yang diklaim oleh kelompok Houthi.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, mengatakan pemantauan dilakukan melalui kanal informasi resmi dari Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) guna memitigasi dampak terhadap operasional penerbangan yang terhubung dengan Indonesia.
"Sejumlah penerbangan transit yang terhubung dengan Riyadh mengalami pembatalan, penyesuaian rute, maupun pengaturan ulang perjalanan penumpang. Kondisi ini terutama berdampak pada penerbangan yang memiliki koneksi menuju atau dari Riyadh melalui sejumlah hub penerbangan internasional," kata Lukman dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026)