NADIKABAR.COM — Sejumlah penerbangan internasional mengalami pembatalan dampak insiden keamanan di Riyadh, Arab Saudi. Otoritas Arab Saudi melakukan penutupan Bandara International King Khalid di Riyadh hingga Sabtu mendatang. Keputusan itu menyusul rangkaian serangan yang terus dilakukan oleh kelompok Houthi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih memantau perkembangan dampak insiden keamanan di Riyadh, Arab Saudi, terhadap operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan transit yang terhubung dengan Indonesia.
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap informasi operasional maskapai per 12 Oktober 2026, sejumlah penerbangan transit yang terhubung dengan Riyadh mengalami pembatalan, penyesuaian rute, maupun pengaturan ulang perjalanan penumpang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan informasi mengenai dampak operasional dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat.