NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah bandara alternatif yang dapat digunakan untuk menggantikan beberala bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik.
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Yogyakarta, serta Bandara Juanda Surabaya menjadi alternatif.
AHY menekankan pentingnya kesiapan moda transportasi lain untuk mendukung mobilitas masyarakat yang terdampak. Transportasi darat, termasuk kereta api, perlu dipersiapkan untuk membantu penumpang yang mendarat di bandara alternatif sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.
"Mode transportasi darat tentunya ini yang harus disiapkan, kereta, yang kita juga harus dorong agar memudahkan para penumpang yang seharusnya langsung landing di Jakarta tetapi harus mungkin berhenti di Kertajati, misalnya, untuk bisa datang ke Jakarta," ujar AHY dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).