Salah satu fokus pembiayaan tersebut adalah pengembangan peternakan ayam petelur yang dikelola oleh anggota koperasi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan daerah, stabilitas harga telur, serta pemenuhan kebutuhan protein hewani untuk program strategis lainnya. Melalui pendekatan ini, koperasi didorong untuk berperan aktif dalam produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya secara langsung.

Atas berbagai inisiatif dan dedikasi dalam memajukan gerakan koperasi tersebut, Dadang Supriatna menjadi salah satu figur yang diapresiasi dalam ajang Koperasi Awards 2026. Ia masuk dalam daftar penerima penghargaan bergengsi tersebut untuk kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bandung Dr. Ir. Erwin Rinaldi mewakili Dadang saat menerima penghargaan Koperasi Awards di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara secara khusus diberikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kontribusi pejabat negara dalam mendukung serta menggerakkan kemajuan koperasi di Indonesia. Kategori ini menjadi simbol bahwa kebijakan publik yang berpihak pada ekonomi kerakyatan memegang peranan krusial dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional.