NADIKABAR.COM β Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankankp) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menambah luas tanam padi sekitar 3.000 hektare pada musim tanam pertama 2026/2027 seiring mulai masuknya musim hujan di wilayah tersebut.
Kepala Distankankp Kabupaten Banjarnegara Firman Sapta Ady saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan hujan telah turun selama tiga hari terakhir meskipun sempat berhenti selama sehari, sehingga petani mulai bersiap melakukan percepatan tanam.
"Kalau musim tanam, kita sesuai yang diprogramkan harus mengejar musim tanam dan luas tambah tanam (LTT). Kebetulan ada lahan yang sebelumnya masih ditanami karena sumber air irigasinya tersedia, sehingga setelah panen bisa segera ditanami padi kembali," kata dia yang baru selesai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta.
Ia memperkirakan tambahan luas tanam pada musim hujan kali ini dapat mencapai sekitar 3.000 hektare atau meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan musim sebelumnya, sedangkan luas lahan sawah di Kabupaten Banjarnegara mencapai sekitar 11.000 hektare.
βBahkan, sejumlah wilayah sudah melakukan penanaman padi meskipun hujan belum turun secara merata karena didukung ketersediaan air irigasi,β katanya.