Terkait ketersediaan pupuk, ia memastikan alokasi pupuk untuk tanaman padi masih mencukupi hingga akhir tahun, meskipun pemerintah daerah masih mengusulkan tambahan alokasi untuk memenuhi kebutuhan petani.
Menurut dia, alokasi pupuk urea untuk Banjarnegara pada tahun 2026 sekitar 15.000 ton, dengan tingkat penyerapan berdasarkan laporan hingga saat ini berada pada kisaran 90 persen.
"Untuk padi masih mencukupi karena masih ada sekitar 10 persen yang belum terserap. Yang masih kekurangan justru pupuk NPK untuk kebutuhan tanaman sayuran," katanya.
Menurut dia, pemerintah daerah telah mengusulkan tambahan alokasi pupuk NPK sekitar 1.000 ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mengingat alokasi yang tersedia saat ini, yakni sekitar 15.000 ton belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan petani sayuran
Firman mengharapkan dukungan ketersediaan pupuk dan kondisi cuaca yang mulai mendukung dapat memperlancar percepatan tanam serta menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Banjarnegara.