"Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan mulai Oktober 2026 dengan target penyelesaian pada Desember 2028," ujar Asyari.

Sebelum insiden banjir ini, BWS Sumatera I sebenarnya juga sudah melaksanakan normalisasi Sungai Pining secara bertahap pada pekan terakhir Oktober 2026. Selain itu, mereka turut mengerjakan perbaikan tanggul di kawasan Desa Badak dan Desa Rerebe menggunakan armada excavator. Seluruh rangkaian penanganan dari hulu hingga hilir ini diharapkan dapat mengendalikan debit banjir dan memberikan perlindungan berkelanjutan bagi warga Gayo Lues.