Bencana tanah longsor juga menewaskan dua korban jiwa di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Sabtu (31/10) dini hari. Longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Jumat (30/10) malam.
Dua orang warga, yakni Imron yang berusia 40 tahun dan putrinya Hilya yang berusia 9 tahun, tewas tertimbun material longsor saat tengah tertidur di dalam rumah mereka.
"Pada kejadian longsor pertama, material longsor menimpa rumah dan mengakibatkan ayah tertimbun hingga setengah badan, sedangkan anaknya tertimbun seluruhnya. Tidak berselang lama, terjadi longsor susulan yang mengakibatkan korban tertimbun material longsor secara keseluruhan," urai Satriyo mengenai kronologi longsor di Pronojiwo.
Saat ini, lanjut Satriyo, kedua korban telah dievakuasi secara mandiri oleh masyarakat setempat dan telah dimakamkan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD menyatakan akan memberikan bantuan kepada para korban terdampak. Tim di lapangan juga terus melakukan pendataan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar terpenuhi.
"Pemprov Jatim akan memberikan bantuan semen dan bata untuk pemulihan bangunan yang terdampak. Kami juga akan memberikan santunan duka cita dengan total Rp 20.000.000 untuk keluarga korban meninggal dunia dan bantuan paket sembako," katanya.