"Kami berharap upaya ini dapat membuka lebih banyak peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan UMKM tidak hanya sebatas penyediaan layanan keuangan, tetapi juga upaya membangun kemandirian dan daya saing pelaku usaha.

Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting agar potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Aceh.

Dan, apresiasi dari ILO ini semakin memperkuat komitmen Bank Aceh untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ke depan, Bank Aceh berharap sinergi dalam pengembangan UMKM terus berlanjut, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang tumbuh, naik kelas, dan mampu berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Aceh," demikian Fadhil Ilyas.