Sementara itu, Direktur Utama MBC Jebul Suroso mengatakan pengembangan bisnis emas MBC bertumpu pada tiga lini utama, yakni penjualan langsung, cicilan emas, dan tabungan emas. Model tersebut juga diarahkan untuk dapat disinergikan dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Bisnis emas MBC nanti bisa disinergikan dengan AUM-AUM kita, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan maupun lainnya. Nanti bisa diterapkan pada berbagai aspek, termasuk untuk tabungan mereka, tabungan hari tua atau pensiun, ataupun untuk kebutuhan lainnya,” kata Jebul.

Penandatanganan kerja sama turut dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji, serta sejumlah rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dan mitra strategis lainnya.