Selaras, Webb mengatakan, tayangan di TV maupun film bisa dijadikan alat melatih empati. Coba identifikasi perasaan karakter sebelum berlatih mengenali perasaan orang-orang di sekitar.
Webb menjelaskan, perilaku asertif pada dasarnya adalah mampu mengatakan apa yang perlu dikatakan dengan cara yang dapat diterima orang lain.
Untuk dapat berperilaku asertif, ketahui dulu apa yang diri sendiri rasakan, kemudian berlatih menyampaikannya lewat kata-kata yang tidak menyinggung perasaan orang lain atau yang membuat mereka menjadi bersikap defensif atau membela diri.
Latihan menjadi asertif menurut Webb penting untuk menyampaikan maksud atau kehendak diri dengan jujur, tetapi tetap dengan menjaga empati pada orang lain.
Andrews mengatakan, jika ingin mengembangkan budaya berkecerdasan emosional di sekitar, misalnya di tempat kerja, penting untuk mencontohkannya atau menjadikan diri sebagai teladan.
Untuk memulainya, coba praktikkan dari berkomunikasi sehari-hari sampai menavigasi perbedaan pendapat. Kemudian, kenali dan hargai mereka yang menunjukkan kecerdasan emosional.