Sanksi paling berat dijatuhi ke suporter Persija dan PSIS. Suporter Persija dilarang menghadiri laga tandang sampai pertengahan musim, sementara suporter PSIS mendapat sanksi serupa sebanyak enam laga.

"Tentu kami harapkan semua pihak, tentu saja kami pertama, dari kami sendiri sebagai penyelenggara, klub, dan juga para penyelenggara pertandingan, tentu juga kami ingin memperkuat komunikasi, barisan, dan juga memastikan apa yang sudah kami siapkan," tutur Asep.

"Karena kami juga sebetulnya sudah punya rancangan bagaimana dalam hal security arrangement untuk bisa memastikan semuanya berjalan dengan baik. Karena sekali lagi, untuk mencapai suatu ekosistem yang baik tentu diharapkan juga suatu stabilitas atau keamanan, ketenangan, kenyamanan, tidak hanya di stadion tapi juga di luar," ucapnya.