Menurut dia, Banyumas memiliki beragam potensi wisata, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, hingga produk UMKM yang perlu dikemas dan dipromosikan secara optimal.

Dia menilai tantangan pengembangan pariwisata bukan hanya memperkenalkan destinasi, melainkan juga menarik wisatawan agar berkunjung, tinggal lebih lama, dan mendatangi berbagai objek wisata.

"Pengelola destinasi, hotel, restoran, biro perjalanan, dan pelaku UMKM perlu saling terhubung agar potensi yang ada dapat dikemas menjadi paket wisata yang menarik dan mudah dipasarkan," kata Wabup.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Junaidi mengatakan kunjungan wisata pada destinasi yang dikelola pemerintah daerah mengalami penurunan selama periode 2023-2025.

β€œKondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas pelayanan, dan pengembangan atraksi wisata,” kata dia yang juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas.