Akan tetapi inflasi pangan tersebut berhasil ditekan karena pada Januari 2026 melandai di 1,14 persen.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa mengatakan GPM yang digelar serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat mengakses pangan dengan harga terjangkau dan akan terus dioptimalkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan.
"Kita hari ini melaksanakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka hari pangan sedunia. Kegiatan ini sudah berlangsung (sejak lama), cuma hari ini kita optimalkan dan kita berharap ini bisa terus kita tingkatkan," ujar Saleh saat meninjau GPM di Kantor Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
Saleh mengaku pihaknya akan mengevaluasi tentang bagaimana dampak dari GPM terhadap daya beli masyarakat sebagai konsumen.
"Kemudian juga hari ini kita ada penyerahan satu kendaraan mobil laboratorium dan mobil SPHP. Jadi tujuannya kita agar titik-titik yang terjadi inflasi atau harga pangan yang tidak stabil, bisa dilakukan intervensi secara cepat," tuturnya.