NADIKABAR.COM — Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat mitigasi ancaman krisis pangan melalui gladi kesiapsiagaan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Rachmad Firdaus di Kabupaten TTS Senin, mengatakan wilayah tersebut menjadi salah satu daerah prioritas intervensi berdasarkan hasil kajian kerawanan pangan pada Juli 2026.
"Kabupaten Timor Tengah Selatan termasuk kategori wilayah prioritas dan perlu mendapat perhatian untuk dilakukan aksi kesiapsiagaan krisis pangan dan intervensi," katanya.
Ia menjelaskan, rangkaian aksi kesiapsiagaan krisis pangan 2026 meliputi kajian kesiapsiagaan, gladi kesiapsiagaan, serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rentan rawan pangan.
Menurut dia, gladi kesiapsiagaan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, koordinasi, dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi krisis pangan.