NADIKABAR.COM — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bekerja sama dengan PT PLN (Persero) mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp (gigawatt peak) yang dilengkapi battery energy storage system (BESS).

Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem dan rantai pasok dalam negeri sebagai fondasi kemandirian dan ketahanan energi.

"Pengembangan energi harus bisa membantu ekosistem dan rantai pasok. Kalau rantai pasok terganggu, maka tidak ada kemandirian. Kalau tidak ada kemandirian, maka tidak ada security (keamanan)," ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat bertemu Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Rabu.