Adapun Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan kebutuhan perbaikan akses menuju sejumlah kawasan strategis serta pengembangan sejumlah pelabuhan di Bali Utara dan Bali Timur. Pelabuhan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan perikanan, tetapi juga menjadi jalur pergerakan penumpang dan barang.

Kepadatan angkutan melalui jalur Gilimanuk–Ketapang diharapkan dapat dikurangi dengan bertambahnya pilihan jalur, sekaligus membuka akses bagi kegiatan ekonomi dan pariwisata di wilayah lain.

Rachmat Pambudy menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus membawa perubahan nyata bagi masyarakat. “Kita mesti melakukan sesuatu yang berbeda, dan itu mengurangi kemacetan, mengurangi polusi,” kata Kepala Bappenas.

Pembahasan juga mencakup persoalan lingkungan yang dihadapi Bali, mulai dari abrasi pantai, pengelolaan sampah, sanitasi, hingga air limbah.