NADIKABAR.COM β€” Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan rumput laut adalah basis industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan.

β€œPeluncuran Integrated Seaweed Development Action Plan menegaskan arah bahwa rumput laut bukan sekedar komoditas ekspor mentah, melainkan basis kita industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya dalam National Seaweed Forum 2026 | Pengembangan Rumput Laut Terintegrasi 2026-2030 di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang tidak tertandingi, mulai dari keberadaan 17.504 ribu pulau, 108 ribu kilometer (km) garis pantai, dan 6,4 juta km2 luas laut. Namun, nilai ekspor Indonesia baru menyumbang 11,4 persen dari total perdagangan rumput laut dunia yang lebih dari separuhnya berupa rumput laut kering.