Untuk melakukan transformasi rumput laut, lanjutnya, maka perlu dilakukan perubahan orientasi dari volume produksi menuju produktivitas, kualitas, dan penciptaan nilai tambah melalui antara lain penguatan pasca panen dan standardisasi mutu, serta diversifikasi produk dan pengolahan awal.
Kedua ialah perubahan orientasi dari penjualan bahan baku menuju hilirisasi, diversifikasi produk, teknologi, dan inovasi melalui pengembangan industri pangan, hidrokoliod, nutraseutikal, kosmetik, biorefinery, dan biomaterial.