"Harapannya kepada masyarakat dengan adanya pompa air tenaga surya ini dapat meningkatkan produktivitas dari yang biasanya hanya satu kali produksi bisa menjadi dua sampai dengan tiga kali. Dan tentu saja kami berharap dengan adanya ini dapat membawa dampak dalam meningkatkan kesejahteraan para petani," jelasnya.
Sistem PATS memasok air irigasi dari Danau Toba dengan debit sekitar 1.900 meter kubik per hari.
Ketersediaan air itu diharapkan dapat mengatasi persoalan gagal panen yang selama ini dihadapi petani akibat distribusi air Danau Toba yang tidak merata serta karakteristik tanah pasir berlempung.
Bappenas sendiri menargetkan produksi padi di kawasan tersebut bisa meningkat tiga kali lipat dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun seiring dengan meningkatnya ketersediaan air untuk irigasi.
Proyek dengan nilai pembiayaan Rp5,7 miliar itu merupakan proyek percontohan (pilot project) inovasi teknologi rendah karbon dalam program Low Carbon Development Initiative (LCDI) fase II.