NADIKABAR.COM β€” Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menegaskan urgensi pengarusutamaan karbon biru untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, daya dukung lingkungan, dan keberlanjutan ekosistem.

β€œMelalui Peluncuran Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026–2045, Indonesia secara resmi mentransformasikan strategi iklimnya dari pendekatan berbasis daratan (land-based strategy) menuju strategi terpadu darat dan laut (holistic land-and-ocean strategy),” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Saat Peluncuran Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026–2045, Bappenas menyatakan peta jalan ini mengusung visi β€œekosistem karbon biru Indonesia yang terlindungi dan terkelola optimal sebagai kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan, ketahanan iklim global, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.”